Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Permukiman dan Infrastruktur Pascabencana (Satgas PRR) mendorong adanya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat proses pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana.
Upaya ini dilakukan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan tidak tumpang tindih antarinstansi.
Perkuat koordinasi lintas pemerintah
Satgas PRR menilai koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan infrastruktur, perumahan warga, serta fasilitas publik pascabencana.
Sinkronisasi juga dibutuhkan agar perencanaan dan pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Fokus pada pemulihan permanen
Selain penanganan darurat, Satgas PRR menekankan pentingnya pemulihan jangka panjang atau permanen, termasuk pembangunan kembali rumah warga, fasilitas pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur dasar.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana di masa depan.
Efisiensi penggunaan anggaran
Dengan adanya sinkronisasi, penggunaan anggaran pemulihan diharapkan menjadi lebih efisien dan tepat sasaran. Pemerintah juga dapat menghindari duplikasi program antar lembaga.
Dorongan percepatan di daerah terdampak
Satgas PRR meminta pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam menyampaikan kebutuhan riil di lapangan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan sesuai kondisi masyarakat terdampak.







