Mataram – Di balik keterbatasan fisik yang dimilikinya, Fatoni justru menunjukkan kontribusi besar dalam bidang kebencanaan. Ia dikenal sebagai sosok yang terlibat dalam perancangan sistem siaga bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Berawal dari kepedulian terhadap bencana
Fatoni memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kebencanaan, terutama bagaimana kelompok rentan termasuk penyandang disabilitas dapat tetap mendapatkan akses informasi dan perlindungan saat terjadi bencana.
Dari situ, ia mulai terlibat dalam pengembangan sistem yang lebih inklusif.
Sistem siaga bencana yang inklusif
Sistem yang dikembangkan bertujuan membantu masyarakat menerima peringatan dini dan informasi evakuasi secara lebih mudah dipahami oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
Pendekatan ini menekankan pentingnya aksesibilitas informasi dalam situasi darurat.
Dorong kesetaraan dalam mitigasi bencana
Fatoni juga aktif mendorong agar kebijakan penanggulangan bencana tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kesetaraan akses bagi seluruh kelompok masyarakat.
Inspirasi dari NTB
Kiprahnya di NTB menjadi contoh bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkontribusi. Peran penyandang disabilita







