Viral! Remaja Asal Makassar Temukan Bakteri Pemakan Plastik, Raih Penghargaan Internasional

Makassar, Sulawesi Selatan — Dunia maya dikejutkan oleh kabar membanggakan dari seorang remaja asal Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Farhan Alif (17 tahun) yang berhasil menemukan jenis bakteri lokal pemakan plastik dari lingkungan pesisir. Penemuan ini membawanya meraih medali emas di ajang International Young Scientist Award 2025 di Tokyo, Jepang.

Farhan, siswa kelas 11 dari SMA Negeri 5 Makassar, melakukan penelitian sederhana selama dua tahun di laboratorium sekolah dan kawasan pantai Losari. Ia menemukan bakteri dari genus Pseudomonas yang mampu mendegradasi plastik jenis polietilena dalam waktu 14 hari, lebih cepat dari metode biologis lainnya.

Berawal dari Keprihatinan Lingkungan

Farhan mengaku terinspirasi dari keresahan terhadap tumpukan sampah plastik yang ia lihat setiap hari di pinggir pantai. Dengan bantuan guru Biologi dan referensi dari jurnal online, ia mengembangkan media biakan sederhana menggunakan limbah organik untuk mengisolasi bakteri.

“Saya percaya solusi itu tidak harus datang dari negara maju. Lingkungan kita sendiri bisa jadi jawabannya,” ujar Farhan saat diwawancarai.

Penelitiannya tidak hanya mendapat pujian dari dewan juri di Jepang, tetapi juga menarik perhatian universitas ternama seperti Kyoto University dan ITB yang menawarkannya beasiswa riset.

Dukungan Netizen dan Pemerintah

Warganet langsung membanjiri media sosial dengan pujian. Tagar #FarhanAlif dan #AnakMudaHijau menjadi trending topic Twitter Indonesia. Banyak yang menyebut Farhan sebagai “pahlawan masa depan” dalam upaya menyelamatkan lingkungan dari krisis sampah plastik.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menyatakan akan menjajaki kerja sama riset lanjutan dengan Farhan melalui program Green Innovation 2025. Bahkan, Presiden RI menyebutnya dalam pidato publik sebagai “bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing secara global dalam sains dan teknologi.”

Related Posts

Satgas PRR Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Permanen

Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Permukiman dan Infrastruktur Pascabencana (Satgas PRR) mendorong adanya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat proses pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana. Upaya ini…

Kisah Fatoni, Penyandang Disabilitas Perancang Sistem Siaga Bencana di NTB

Mataram – Di balik keterbatasan fisik yang dimilikinya, Fatoni justru menunjukkan kontribusi besar dalam bidang kebencanaan. Ia dikenal sebagai sosok yang terlibat dalam perancangan sistem siaga bencana di Nusa Tenggara…

You Missed

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar Peredaran Etomidate Senilai Rp2,8 Miliar

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar Peredaran Etomidate Senilai Rp2,8 Miliar

Polda Metro Jaya Perketat Pengawasan dan Pencegahan Peredaran Narkoba di Kampung Boncos

Polda Metro Jaya Perketat Pengawasan dan Pencegahan Peredaran Narkoba di Kampung Boncos

Ketua MA Soroti Tiga Pilar Penting untuk Memperkuat Sistem Peradilan Pidana Terpadu di Indonesia

Ketua MA Soroti Tiga Pilar Penting untuk Memperkuat Sistem Peradilan Pidana Terpadu di Indonesia

Kemenpar Promosikan Wisata Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura untuk Tarik Wisatawan Mancanegara

Kemenpar Promosikan Wisata Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura untuk Tarik Wisatawan Mancanegara

Korea Utara Uji Tembak Rudal Jelajah dari Kapal Selam, Ketegangan Keamanan Asia Timur Meningkat

Korea Utara Uji Tembak Rudal Jelajah dari Kapal Selam, Ketegangan Keamanan Asia Timur Meningkat

Kadin Dorong RUU Kadin untuk Perkuat Kapasitas dan Daya Saing UMKM Indonesia

Kadin Dorong RUU Kadin untuk Perkuat Kapasitas dan Daya Saing UMKM Indonesia