Bojonegoro, 27 Agustus 2026 – Peristiwa tragis terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Seorang pria berinisial MF (30) diduga menganiaya kedua orangtuanya sendiri. Sang ibu, Supatmi (65), meninggal dunia, sedangkan ayahnya, Mahbop (70), mengalami luka di bagian kepala.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di rumah korban. Berdasarkan informasi sementara, MF diduga menyerang ibunya yang sedang berada di kamar menggunakan benda keras berupa batu paving. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia.
Ayah korban yang mengetahui kejadian itu kemudian berusaha memberikan pertolongan kepada istrinya. Namun, upaya tersebut justru membuat Mahbop ikut menjadi sasaran. Ia mengalami luka di bagian kepala dan kemudian mendapatkan perawatan medis. Polisi menyebut terdapat dua korban dalam kejadian tersebut, dengan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Warga sekitar yang mengetahui keributan tersebut kemudian berdatangan dan berupaya mengamankan MF. Terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan warga sebelum diserahkan kepada petugas Polsek Kanor.
Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut turut diamankan sebagai barang bukti, sementara rumah korban dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan pihaknya masih mendalami rangkaian kejadian tersebut. Penyidik juga meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara utuh bagaimana penganiayaan terhadap kedua orangtua itu terjadi.
Polisi juga masih menyelidiki motif di balik tindakan MF. Hingga kini belum ada kesimpulan mengenai alasan terduga pelaku menyerang kedua orangtuanya.
Selain motif, kondisi kejiwaan MF turut menjadi perhatian penyidik. Informasi di lingkungan masyarakat menyebut terduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Namun, polisi menegaskan kondisi tersebut belum dapat disimpulkan sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim menyatakan pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaan terduga pelaku masih berlangsung. Polisi juga tetap melakukan pendalaman terhadap kronologi serta mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam penanganan perkara.
Sementara itu, jenazah Supatmi dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk menjalani proses pemulasaraan. Keluarga dan warga sekitar kemudian menghadapi duka setelah perempuan tersebut meninggal akibat luka yang dialaminya.
Peristiwa ini membuat warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, geger. Pasalnya, dugaan penganiayaan tersebut terjadi di dalam lingkungan keluarga dan menimpa kedua orangtua terduga pelaku.
Kepolisian kini menangani perkara tersebut di tingkat Polres Bojonegoro. MF telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara penyidik masih berupaya memastikan kronologi, motif, serta kondisi kejiwaan yang bersangkutan.
Polisi juga mengimbau masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri terkait kondisi kejiwaan terduga pelaku sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar. Seluruh fakta mengenai kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Kasus penganiayaan terhadap kedua orangtua ini pun masih terus bergulir. Polisi akan menentukan langkah hukum selanjutnya setelah seluruh pemeriksaan, barang bukti, keterangan saksi, serta kondisi terduga pelaku berhasil didalami secara menyeluruh.





