Jakarta, 4 Mei 2026 – Kawasan Pantai Utara Jawa atau Pantura menghadapi ancaman serius akibat berbagai tekanan lingkungan yang terus meningkat. Fenomena seperti abrasi, penurunan muka tanah, serta kenaikan permukaan air laut menjadi faktor utama yang memperparah kondisi di wilayah pesisir tersebut.
Sejumlah daerah di sepanjang Pantura dilaporkan mengalami banjir rob yang semakin sering terjadi. Kondisi ini berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup pada kawasan pesisir. Infrastruktur seperti jalan dan permukiman juga mulai terdampak akibat genangan air laut yang masuk ke daratan.
Para ahli menilai, kombinasi antara perubahan iklim dan eksploitasi sumber daya alam menjadi penyebab utama memburuknya kondisi lingkungan di Pantura. Pengambilan air tanah secara berlebihan serta minimnya upaya mitigasi dinilai mempercepat penurunan tanah di beberapa wilayah.
Pemerintah didorong untuk segera mengambil langkah strategis, mulai dari pembangunan tanggul laut, pengelolaan tata ruang yang lebih baik, hingga edukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan. Upaya terpadu dinilai penting agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas di masa depan.






