“Kejutan! Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026, Venue Ada di Gunung Kidul”

Jakarta, 9 Juli 2025 – Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC) resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026. Kota yang dipilih adalah Gunung Kidul, Yogyakarta, yang dikenal memiliki kontur alam karst ideal untuk olahraga ekstrem.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden IFSC, Marco Scolaris, dalam konferensi pers virtual yang disaksikan oleh lebih dari 40 negara anggota.

“Gunung Kidul memiliki kekayaan alam luar biasa yang cocok untuk panjat tebing kelas dunia, dan Indonesia menunjukkan keseriusan luar biasa dalam pengembangan olahraga ini,” ujar Scolaris.


🧗 Kenapa Gunung Kidul?

Wilayah ini selama ini dikenal sebagai salah satu surganya panjat tebing di Asia Tenggara dengan tebing alami seperti:

  • Tebing Siung, tempat berbagai kejuaraan ASEAN dan nasional

  • Lembah Nglanggeran, cocok untuk sport climbing dan bouldering

  • Bukit Purba, kombinasi alam dan tantangan teknik

Rencana venue akan memadukan tebing buatan berstandar Olimpiade dan tebing alam terbuka yang disulap menjadi ajang kompetisi outdoor.


🇮🇩 Prestasi Indonesia di Dunia Panjat Tebing

Indonesia bukan pemain baru. Dalam 5 tahun terakhir:

  • Veddriq Leonardo (speed climber) menjadi juara dunia dan pecah rekor dunia 5.00 detik.

  • Aries Susanti Rahayu, “Spiderwoman” Indonesia, jadi ikon panjat dunia.

  • Indonesia konsisten juara umum SEA Games dan Asia Championships.

Kemenpora dan KONI pun memberikan dukungan penuh agar ajang ini menjadi batu loncatan menuju medali Olimpiade Los Angeles 2028.


📈 Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Pakar olahraga dari UGM, Dr. M. Rino Setiadi, mengatakan kejuaraan dunia ini akan:

  • Meningkatkan kunjungan wisatawan adventure internasional

  • Mempercepat pembangunan infrastruktur di Gunung Kidul

  • Membuka lapangan kerja untuk lebih dari 2.000 warga lokal

  • Mendorong sektor UMKM sport tourism, seperti homestay, guide, dan persewaan alat

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyambut positif dan mengatakan akan mempercepat proyek Bandara Nglipar sebagai akses alternatif selain YIA.


📌 Kesimpulan

Dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 membuktikan bahwa negara ini kini diperhitungkan dalam arena olahraga dunia. Lebih dari sekadar ajang prestasi, ini adalah peluang untuk mengangkat potensi daerah, membangun ekonomi kerakyatan, dan memperkuat citra Indonesia sebagai surga olahraga alam terbuka.

“Kami siap buktikan bahwa Indonesia tak hanya juara, tapi juga tuan rumah kelas dunia,” ujar Veddriq Leonardo dalam wawancara khusus.

Related Posts

“Parma Kembali ke Serie A dengan Filosofi Menyerang yang Mematikan!”

Parma Calcio 1913 resmi kembali ke Serie A untuk musim 2025/26 setelah tampil gemilang di Serie B. Tim asuhan Fabio Pecchia ini promosi dengan filosofi permainan menyerang yang atraktif, mencetak…

Who Stays Standing? Prediksi Seru dari Para Netizen HSS 10 Agustus 2025

Bali, 10 Agustus 2025 – Menjelang partai utama Paris Pernandes vs Edy Boxing, lini masa media sosial dipenuhi prediksi dari warganet tentang siapa yang akan tetap berdiri hingga akhir ronde.…

You Missed

Moving On – Andien: Melepaskan Masa Lalu

Bunda – Potret (Melly Goeslaw): Lagu Haru untuk Ibu

Bali United Kembali Tampil Menyakinkan, Kalahkan Madura United

Bali United Perlihatkan Performa Solid Saat Mengalahkan Persela Lamongan

Tak Pernah Ada – Marcell: Cinta yang Hanya Ilusi

Judul: Garuda Muda Raih Runner-Up Piala Kemerdekaan 2025 Usai Tertahan Mali 1–2