Mbappe Sempat Absen Latihan, Debut Zidane Bersama Prancis Dibayangi Kekhawatiran

Jakarta, 22 September 2026 – Kapten tim nasional Prancis Kylian Mbappe sempat absen dalam sesi latihan bersama skuad Les Bleus akibat mengalami gejala seperti flu. Kondisi penyerang Real Madrid tersebut menjadi perhatian menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Turki yang sekaligus akan menjadi debut Zinedine Zidane sebagai pelatih timnas Prancis. Mbappe tetap berada di pusat latihan Clairefontaine ketika rekan-rekannya menjalani latihan bersama. Kondisinya membuat staf pelatih harus mencermati perkembangan kebugaran sang kapten menjelang pertandingan. Kehadiran Mbappe dinilai penting dalam rencana permainan pertama Zidane bersama Les Bleus.

Mbappe bergabung dengan pemusatan latihan Prancis setelah menjalani pertandingan bersama Real Madrid di kompetisi domestik. Ia tidak mengikuti sesi secara penuh pada awal pemusatan sebelum kemudian mengalami gejala flu yang membuatnya kembali menepi. Federasi Sepak Bola Prancis memilih memberikan kesempatan kepada sang pemain untuk beristirahat dan menjalani pemulihan. Sementara itu, pemain lain tetap mengikuti program latihan yang telah disiapkan staf kepelatihan. Kondisi Mbappe kemudian menjadi salah satu perhatian utama menjelang keberangkatan Prancis untuk menghadapi Turki.

Absennya Mbappe terjadi pada periode penting karena Zidane sedang membangun sistem permainan pada awal kepemimpinannya. Mantan pelatih Real Madrid tersebut mengambil alih timnas Prancis setelah berakhirnya era Didier Deschamps seusai Piala Dunia 2026. Pemusatan latihan kali ini menjadi kesempatan pertamanya bekerja secara langsung dengan para pemain yang dipanggil ke skuad senior. Zidane membutuhkan waktu untuk memperkenalkan pendekatan taktik dan pola permainan yang ingin diterapkannya. Gangguan kebugaran Mbappe sempat membuat proses persiapan menghadapi laga pertama menjadi kurang ideal.

Prancis dijadwalkan menghadapi Turki pada 25 September dalam pertandingan pertama mereka pada periode internasional kali ini. Setelah pertandingan tersebut, Les Bleus akan melanjutkan agenda dengan menghadapi Belgia sebelum menjalani pertandingan kandang melawan Italia dan kembali bertemu Belgia. Jadwal yang cukup padat membuat kondisi setiap pemain menjadi perhatian staf pelatih. Zidane perlu mengelola kebugaran skuad agar dapat mempertahankan kualitas permainan sepanjang rangkaian pertandingan. Ketersediaan Mbappe tentu menjadi salah satu faktor penting karena sang penyerang tetap dipercaya memegang ban kapten.

Mbappe memiliki peran besar dalam lini serang Prancis setelah menjadi salah satu pemain paling produktif dalam sejarah tim nasional. Kecepatan, kemampuan mencetak gol, dan pengalamannya di pertandingan besar membuatnya menjadi salah satu pusat permainan Les Bleus. Zidane sebelumnya juga memastikan posisi Mbappe sebagai kapten tetap dipertahankan pada era kepelatihannya. Keputusan tersebut menunjukkan sang pemain masih memiliki peran penting dalam struktur tim nasional. Karena itu, kondisi kesehatannya mendapatkan perhatian menjelang pertandingan pertama Prancis di bawah kepemimpinan Zidane.

Kekhawatiran mengenai kemungkinan absennya Mbappe kemudian mulai mereda setelah kondisinya menunjukkan perkembangan positif. Sang kapten dapat kembali mengikuti latihan bersama skuad setelah sebelumnya menjalani pemulihan akibat gejala flu. Kembalinya Mbappe memberikan kesempatan kepada Zidane untuk memasukkannya kembali dalam persiapan taktik menghadapi Turki. Meski demikian, kondisi fisiknya tetap perlu dipantau hingga mendekati pertandingan. Staf pelatih diperkirakan tidak akan mengambil risiko apabila Mbappe belum sepenuhnya berada dalam kondisi terbaik.

Pertandingan menghadapi Turki akan menjadi awal penting bagi Zidane setelah dipercaya menangani tim nasional negaranya sendiri. Mantan kapten Prancis tersebut datang dengan pengalaman besar sebagai pemain maupun pelatih dan kini menghadapi tantangan membawa Les Bleus memasuki periode baru. Kehadiran Mbappe dapat memberikan tambahan kekuatan sekaligus mempermudah proses transisi menuju sistem permainan yang diinginkan Zidane. Prancis juga memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan pelatih melakukan perubahan apabila kondisi pemain tertentu belum optimal. Perkembangan kebugaran Mbappe menjelang pertandingan akan terus menjadi perhatian karena laga melawan Turki menandai dimulainya era baru Les Bleus bersama Zidane.

Related Posts

Albiceleste Tatap Duel Sengit, Inggris Jadi Rintangan Terakhir Menuju Final

Senin, 6 Juli 2026 Timnas Argentina memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 dan kini bersiap menghadapi tantangan berat dari Inggris. Pertemuan dua kekuatan besar sepak bola dunia…

Inggris Lolos, Tapi Performa Lawan Norwegia Masih Tuai Evaluasi

Senin, 6 Juli 2026 Timnas Inggris berhasil mengamankan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Norwegia. Meski meraih kemenangan, penampilan The Three Lions dinilai belum menunjukkan kualitas terbaik yang…

You Missed

Mbappe Sempat Absen Latihan, Debut Zidane Bersama Prancis Dibayangi Kekhawatiran

Mbappe Sempat Absen Latihan, Debut Zidane Bersama Prancis Dibayangi Kekhawatiran

Dayton Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Ban DT30 dan H/T100 untuk Pasar Nasional

Dayton Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Ban DT30 dan H/T100 untuk Pasar Nasional

Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Rumahan Tembakau Sintetis di Jakarta Pusat

Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Rumahan Tembakau Sintetis di Jakarta Pusat

Ular Sanca 3,5 Meter Bikin Geger Warga Sukabumi, Sempat Melintang dan Tutup Akses Jalan

Ular Sanca 3,5 Meter Bikin Geger Warga Sukabumi, Sempat Melintang dan Tutup Akses Jalan

Mendagri Tito Karnavian Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Dilanjutkan ke Paripurna

Mendagri Tito Karnavian Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Dilanjutkan ke Paripurna

Tim SAR Ungkap Perjuangan 10 Hari Mencari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tim SAR Ungkap Perjuangan 10 Hari Mencari Jurnalis Hilang di Selat Sunda